TANJUNGPINANG – Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Riau mengikuti upacara pembukaan Pembekalan Purna Bakti bagi pegawai di lingkungan Kementerian Hukum secara daring, Kamis (23/04). Kegiatan yang diikuti secara daring ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Edison Manik, didampingi Kepala Divisi Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum, Oki Wahju Budijanto dan Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Rosdiana Evlin Walewangko, beserta Tim Kerja SDM.
Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum, Bapak Komjen Pol Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H, membuka rangkaian kegiatan secara resmi dengan memberikan arahan yang menyentuh sisi psikologis dan kesejahteraan calon purnabakti. Beliau menekankan bahwa masa pensiun merupakan sebuah "dimensi baru" di mana pengabdian yang sebelumnya bersifat kedinasan kini beralih sepenuhnya kepada keluarga dan masyarakat luas.
Dalam arahannya, Sekjen Nico Afinta memberikan pesan khusus yang dirangkum dalam konsep 3S: Sehat, Bahagia, dan Sejahtera. Para calon purnabakti dihimbau untuk tetap menjaga pola hidup sehat, menemukan hobi baru agar terhindar dari post-power syndrome, serta bijak dalam mengelola keuangan pensiun agar tidak terjebak dalam investasi bodong atau penipuan.
Senada dengan hal tersebut, Menteri Hukum RI, Bapak Supratman Andi Agtas, S.H., M.H, melalui video motivasinya menyampaikan bahwa purna bakti adalah momentum untuk memperkuat relasi sosial dan menjaga kesehatan mental. Beliau mengingatkan bahwa kesiapan mental menjadi faktor penentu agar para pegawai tetap produktif dan memiliki energi positif dalam menjalani masa transisi dari dunia kerja ke kehidupan bermasyarakat.

Melalui pembekalan ini, diharapkan para pejuang birokrasi yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun dapat melangkah ke masa purna tugas dengan rasa bangga, kesiapan yang matang, dan semangat pengabdian yang tidak pernah padam.




