TANJUNG PINANG, 27 Februari 2026 – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Riau (Kanwil Kemenkum Kepri) melakukan langkah proaktif dalam mendukung program prioritas nasional melalui penguatan literasi hukum bisnis bagi generasi muda. Tim Kanwil yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU), Rorif Desvyati, melaksanakan koordinasi maraton ke tiga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Kota Tanjungpinang guna mempersiapkan sosialisasi Layanan Perseroan Perorangan (PP).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) dalam upaya percepatan dan optimalisasi layanan Perseroan Perorangan secara nasional. Target utamanya adalah para pelajar yang diproyeksikan menjadi calon wirausahawan masa depan agar memiliki landasan hukum yang kuat saat memulai usaha. Kunjungan pertama dilakukan di SMK Negeri 2 Tanjungpinang, di mana tim disambut oleh jajaran Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik dan Humas. Pihak sekolah menyarankan sosialisasi menyasar siswa kelas X dan XI, mengingat kelas XII sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL). Koordinasi serupa berlanjut di SMK Negeri 1 Tanjungpinang, yang juga menyambut positif rencana tersebut dengan rencana pelaksanaan pada pekan mendatang sebelum dimulainya periode pembelajaran daring.
Kunjungan berakhir di SMK Negeri 3 Tanjungpinang. Plh. Kepala Sekolah, Santony, memberikan apresiasi tinggi dan berencana melibatkan sekitar 300 siswa kelas XII dalam sosialisasi tersebut. Rencana pelaksanaan dijadwalkan pada Jumat pagi pekan depan, sembari menunggu konfirmasi final dari Kepala Sekolah. "Kami ingin para siswa SMK tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga paham bagaimana melegalkan usaha mereka sebagai badan hukum melalui Perseroan Perorangan. Ini adalah modal penting bagi mereka untuk bersaing di dunia kerja maupun saat membangun bisnis mandiri," ungkap Rorif Desvyati di sela-sela koordinasi.
Secara keseluruhan, pihak sekolah mendukung penuh inisiatif ini dan bersedia memfasilitasi sarana kegiatan. Sinergi antara dunia pendidikan dan kementerian ini diharapkan dapat mencetak pengusaha muda yang profesional, akuntabel, dan taat hukum di wilayah Kepulauan Riau.








