
Batam, 4 Maret 2026 – Semangat bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah di Provinsi Kepulauan Riau diawali dengan langkah nyata penguatan ekonomi kerakyatan melalui pembukaan Kepulauan Riau Ramadhan Fair (KURMA) 2026. Bertempat di Atrium One Batam Mall, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Riau, Edison Manik, didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hot Mulian Silitonga. Kehadiran jajaran Kanwil Kemenkum Kepri ini menegaskan komitmen instansi dalam mengawal pelindungan hukum bagi para pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah selama masa perayaan hari besar keagamaan.
Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan sambutan dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau, yang kemudian dilanjutkan dengan aksi sosial pemberian santunan kepada anak yatim piatu. Selain aspek kemanusiaan, KURMA 2026 juga menjadi saksi penandatanganan kerja sama strategis serta penyerahan simbolis sarana prasarana pendukung bagi pesantren. Langkah ini dilakukan untuk mendorong kemandirian ekonomi berbasis komunitas religi di wilayah Kepulauan Riau.
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, dalam sambutannya menekankan bahwa KURMA 2026 bukan sekadar pameran musiman, melainkan momentum krusial untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah. Beliau mengapresiasi kolaborasi lintas instansi yang telah berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi Kepri secara konsisten. Fokus utama tahun ini adalah pemberdayaan UMKM halal dan optimalisasi transaksi berbasis syariah yang selaras dengan nilai-nilai Ramadhan, guna memastikan produk lokal mampu bersaing dan memiliki daya tarik tinggi bagi masyarakat maupun wisatawan.









