Tanjungpinang – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Riau, Edison Manik beserta jajaran mengikuti kegiatan Interactive Talkshow bertajuk “Membangun Personal Character Berintegritas untuk Penguatan Pelayanan Publik” yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum RI, Rabu (29/10).
Talkshow ini dibuka oleh Sekretaris Inspektorat Jenderal, Baroto, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat nilai-nilai integritas di kalangan aparatur Kementerian Hukum. Ia menegaskan bahwa integritas dan karakter personal merupakan dasar utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih, beretika, dan profesional.
Baroto memaparkan bahwa pengawasan internal bukan hanya berfungsi sebagai alat kontrol, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun budaya integritas. Ia menekankan bahwa menurut data KPK tahun 2024, lebih dari 70% kasus korupsi melibatkan aparatur negara di berbagai jenjang, yang sebagian besar berakar pada lemahnya karakter dan moralitas. “Integritas ASN tidak cukup hanya diatur dalam regulasi, tapi harus ditanamkan melalui keteladanan dan internalisasi nilai-nilai luhur,” ujarnya.
Selanjutnya, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Hukum, Fajar Sulaeman Taman, menjelaskan pentingnya nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai pondasi karakter ASN yang profesional dan berintegritas. Ia menyampaikan bahwa penerapan core value tersebut di lingkungan Kementerian Hukum menunjukkan peningkatan signifikan, dengan skor naik dari 58,9% pada tahun 2023 menjadi 77,3% pada tahun 2024. Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan penerapan Permenkum Nomor 31 Tahun 2025 tentang Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai, serta strategi manajemen talenta untuk memperkuat SDM unggul dan berdaya saing.
Sementara itu, Psikolog Klinis Dewasa sekaligus Chief Product & Partnership Officer Nala Mindspace, Shierlen Oktavia, membahas pendekatan psikologis dalam membentuk ASN yang tangguh dan berorientasi pada pelayanan publik. Ia menyampaikan bahwa integritas adalah harmoni antara pikiran, ucapan, dan tindakan yang konsisten, serta menjadi cerminan karakter personal yang jujur dan bertanggung jawab dalam situasi apa pun.




