TANJUNG PINANG – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Riau (Kanwil Kemenkum Kepri) bersinergi dengan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Riau menggelar kegiatan Pelatihan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD). Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Kanwil Kemenkum Kepri pada Kamis, 22 Januari 2026, yang diikuti oleh para CPNS formasi tahun 2024 serta peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemenaker) Batch II dan III.
Program pelatihan ini dirancang sebagai agenda rutin mingguan yang akan dilaksanakan setiap hari Kamis hingga 12 Februari 2026 mendatang. Kolaborasi antar-Kanwil ini bertujuan untuk memperkuat karakter aparatur muda dan peserta magang agar memiliki kedisiplinan tinggi, memahami tata upacara sipil, serta mampu bekerja sama dalam tim demi peningkatan kualitas pelayanan publik. Dalam arahannya, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Kepri, Rosdiana Evlin Walewangko menekankan pentingnya bagi setiap peserta untuk memahami sistem birokrasi pemerintah dan budaya kerja instansi. Beliau menegaskan bahwa menjadi bagian dari birokrasi menuntut profesionalisme, integritas, dan mentalitas yang berorientasi pada pelayanan. Melalui pelatihan baris-berbaris dan tata upacara, diharapkan tertanam nilai-nilai kepatuhan dan kesigapan dalam menjalankan tugas negara.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bagian Umum Kanwil Ditjenpas Kepri, Ahmad Sihabudin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi positif untuk menyamakan persepsi tugas antar-unit kerja. Pelaksanaan hari pertama ini diisi dengan senam bersama untuk menjaga kebugaran, yang kemudian dilanjutkan dengan pengenalan dasar-dasar baris-berbaris yang dipandu langsung oleh instruktur dari jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Kepulauan Riau.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga pukul 10.00 WIB ini berjalan dengan tertib dan lancar. Dengan adanya pembekalan FMD yang berkelanjutan, Kanwil Kemenkum Kepri berkomitmen melahirkan tunas-tunas pengayoman yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan fisik yang kuat untuk melayani masyarakat.



